Berkaca dr medieval total war 2

 

Buat teman2 yang suka maen game, terutama genre strategy, entah itu RTS atau TBS, pasti familiar dengan Total war series. Salah satu seri yang saya serinv mainkan adalah medieval total war 2.

Seperti seri-seri total war lainnya, di dalam medieval 2, player bergantung pada karakter jendral dan raja untuk memimpin faksi atau negara yang dimainkan. Masing-masing jendral dan raja punya karakter yang berbeda-beda yang dapat dilihat dari traits dan retinues. Semakin banyak trait dan retinue baik yang dimiliki oleh seorang raja, maka semakin baik pula karakter raja. Hal ini bisa dilihat dari 4 parameter : command (kemampuan memimpin tentara), authority (kemampuan memerintah negara), chivalry (kebaikan/kemuliaan karakter), piety (kesolehan karakter). Setiap trait dan retinue akan memberikan nilai yang berbeda-beda untuk 4 parameter tersebut. Masing-masing parameter dapat diukur dengan nilai 0-10 Namun, diantara semua jenis trait dan retinue, ada satu trait (sifat) yang menurut saya sangat menarik

Trait (sifat) yang menarim buat saya adalah “foul mouthed” atau terjemahan kasarnya “bermulut tajam”. Sifat ini begitu buruknya, sehingga memberi efek -4 di piety, -3 di chivalry dan -3 di authority Bahkan di deskripsinya disebutkan seperti ini : “this man cannot speak without using foulest curse”. Rugi loh punya karakter raja dengan sifat buruk yang segitu buruknya.

Namun untungnya, pas saya dapat karakter raja seperti itu, masih bisa dikompensasi dengan trait dan retinue lain yang baik. Lumayan, dapat command 3, chivalry 1, authority 2 dan piety 3 yang harusnya bisa lebih tinggi tanpa trait “foul mouthed” tersebut. Selesai? Belum. Ternyata, 3 turn kemudian, si raja akhirnya menghadapi pemberontakan di ibu kota dan menjadi korban pembunuhan rakyatnya yang memberontak. Rugi banget loh kalo sampe ada pemberontakan di ibu kota dan akhirnya si raja mati gara-gara hal tersebut. Ternyata setelah dicek, si trait “foul mouthed” juga bisa meningkatkan jumlah “unrest” apalagi di kota besar. Rugi ultimate itumah namanya.

Berkaca dr kejadian tersebut, selain akhirnya restart game gara2 pemberontakan dimana-mana, saya berfikir seperti ini. Sebetulnya, raja saya waktu itu bisa punya kemampuan memerintah lebih baik dan menurunkan kemungkinan pemberontakan, meskipun abilitynya biasa aja. Tp pada akhirnya, semuanya jadi berantakan cuman gara-gara satu trait doang. Iya, satu trait yang mebgorbankan 1 negara dan 1 game. Huft. Mana ngebangun negaranya susah lagi, double huft.

Yah intinya, seperti yang dilakukan dr. Strange di filmnya, jangan lupa save game selalu sebelum ketemu bos besar atau negaranya jadi besar. Hehehehe
.
.
.
.
.

PS : untuk hikmah dr cerita ini rasanya tidak perlu saya jelaskan karena saya yakin netizen sekaliam bisa mengambil hikmah yang tepat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: